Sejarah Singkat

Sejarah SD Advent Manokwari
Nama Sekolah : SD Advent Manokwari
Alamat : Jl. Brawijaya, Manokwari, Provinsi Papua Barat
Kepala Sekolah : Menase Letlora, S.Sos.
Tahun Ajaran : 2025/2026
Sejarah Singkat
SD Advent Manokwari merupakan salah satu lembaga pendidikan tertua milik Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh di Tanah Papua yang lahir dari semangat pelayanan dan penginjilan melalui pendidikan. Sekolah ini didirikan pada tahun 1963 sebagai bagian dari upaya pengembangan pekerjaan Tuhan di wilayah Papua, khususnya di Kota Manokwari yang dikenal sebagai “Kota Injil”.
Pada awal berdirinya, lembaga ini masih berbentuk prasekolah yang melayani peserta didik dari kelas satu hingga kelas tiga dengan jumlah siswa sebanyak 29 orang. Kegiatan belajar mengajar pertama kali dilaksanakan di rumah misi (Mission House) yang berlokasi di Kenari Tinggi, Manokwari. Meskipun fasilitasnya sederhana, sekolah ini telah menjadi sarana penting dalam memberikan pendidikan berkualitas serta menanamkan nilai-nilai Kristiani pada generasi muda Papua.
Seiring dengan bertambahnya jumlah peserta didik dan kebutuhan pelayanan pendidikan yang semakin besar, pada tahun 1969 sekolah dipindahkan ke lokasi yang berada di samping Gereja Advent di Jalan Brawijaya, Manokwari. Hingga saat ini, lokasi tersebut tetap menjadi pusat kegiatan pendidikan SD Advent Manokwari.
Pada masa awal pengembangannya sebagai prasekolah, pelayanan pendidikan dipimpin oleh para misionaris dan pendidik yang memiliki dedikasi tinggi terhadap kemajuan pendidikan di Papua. Salah satu tokoh yang berperan penting pada masa tersebut adalah Pdt. J. F. Manuri yang turut memberikan arah dan pembinaan dalam perkembangan sekolah.
Perjalanan sekolah memasuki babak baru ketika pada bulan Januari 1972, SD Advent Manokwari secara resmi terdaftar pada Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Irian Jaya (Papua) dengan Nomor Statistik Sekolah (NSS) 102250401024. Sejak saat itu, sekolah terus berkembang menjadi lembaga pendidikan dasar yang melayani masyarakat Manokwari dan sekitarnya. Saat ini SD Advent Manokwari berstatus terakreditasi dan terus berupaya meningkatkan mutu pendidikan, pelayanan, serta fasilitas sekolah demi memenuhi kebutuhan peserta didik yang semakin berkembang.
Selama lebih dari enam dekade pelayanannya, SD Advent Manokwari telah menjadi bagian penting dalam misi pendidikan Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh di Papua Barat. Ribuan peserta didik telah memperoleh pendidikan di sekolah ini dan banyak di antaranya telah melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi serta berkontribusi dalam berbagai bidang pelayanan, pemerintahan, pendidikan, kesehatan, dan masyarakat.
Keberhasilan dan keberlangsungan SD Advent Manokwari hingga saat ini merupakan hasil kerja keras, dedikasi, dan pengabdian para kepala sekolah, guru, staf, orang tua, serta dukungan Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh dari masa ke masa. Setiap pemimpin yang pernah mengemban tanggung jawab telah memberikan kontribusi berharga dalam membangun fondasi dan mengembangkan kualitas sekolah sesuai dengan tuntutan zaman.
Di bawah kepemimpinan Menase Letlora, S.Sos., SD Advent Manokwari terus berkomitmen untuk melaksanakan pendidikan yang berpusat pada Kristus, mengembangkan karakter yang mulia, meningkatkan prestasi akademik, serta membentuk generasi yang takut akan Tuhan, cerdas, disiplin, mandiri, dan siap melayani masyarakat. Dengan berpegang pada filosofi pendidikan Advent, sekolah ini akan terus menjadi terang dan berkat bagi dunia pendidikan di Tanah Papua.
Daftar Kepala Sekolah SD Advent Manokwari
1. Ny. Zuiderwyk (Belanda) 1963–1969 (Pra-Sekolah)
2. Ny. Sabino (Filipina) 1969–1971 (Pra-Sekolah)
3. Ny. Sopacua 1971–1972
4. J. F. Manuri 1972–1977
5. Ny. G. S. Jandeday 1977–1979
6. Pdt. M. Tandilangi 1979–1985
7. P. Windesi 1985–1990
8. M. Waramori 1990–1992
9. M. R. Nadeak (PNS) 1992–1993
10. Joiske Samboh 1993–1996
11. Ny. M. Lumangkun 1996–2001
12. Stevi Lapian, S.Th. 2001–2003
13. Max Onsu, S.Pd. 2003–2007
14. Matilda Fina Dimara 2007–2009
15. Menase Letlora, S.Sos. 2010–2014
16. Shankel P. Pio, S.E. Juli–Oktober 2014
17. Frits Mansoben, S.H. 2014–2016
18. Menase Letlora, S.Sos. 2016–Sekarang
Moto Pelayanan Pendidikan Advent:
“Mendidik untuk kehidupan yang berguna di dunia ini dan mempersiapkan kehidupan yang kekal di dalam Kristus.”
Sejarah SMP Advent Manokwari
Nama Sekolah : SMP Advent Manokwari
Alamat : Jl. Karya Abri, Sanggeng, Manokwari, Papua Barat
PO Box 219, Telp. (0986) 211966
Kepala Sekolah : Frangky Kumenit, S.TP.
Tahun Ajaran : 2025/2026
Sejarah Singkat
SMP Advent Manokwari merupakan salah satu lembaga pendidikan yang didirikan oleh Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh sebagai bagian dari komitmen gereja dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia melalui pendidikan yang berlandaskan nilai-nilai Kristiani. Sekolah ini resmi didirikan pada tahun 1986 di Kota Manokwari, Papua Barat, yang dikenal sebagai Kota Injil karena peran pentingnya dalam sejarah pekabaran Injil di Tanah Papua.
Pendirian SMP Advent Manokwari merupakan jawaban atas kebutuhan masyarakat akan pendidikan menengah yang tidak hanya menekankan pencapaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter, moral, dan spiritual peserta didik. Sejak awal berdirinya, sekolah ini berada di bawah pengelolaan dan pengawasan Irian Jaya Mission (sekarang Daerah Misi Papua), yang memiliki visi untuk mempersiapkan generasi muda yang beriman kepada Tuhan, berpengetahuan luas, dan siap melayani sesama.
Pada tahun pertama operasionalnya, SMP Advent Manokwari memulai kegiatan belajar mengajar dengan jumlah siswa sebanyak 20 orang yang dibimbing oleh 3 orang guru. Meskipun dengan sarana dan prasarana yang masih sederhana, semangat pelayanan dan dedikasi para pendidik menjadi kekuatan utama dalam membangun fondasi sekolah ini. Proses pembelajaran dilaksanakan pada pagi hari dengan suasana yang kondusif dan berorientasi pada pengembangan potensi siswa secara menyeluruh.
Seiring berjalannya waktu, SMP Advent Manokwari terus mengalami perkembangan baik dari segi jumlah siswa, tenaga pendidik, maupun fasilitas pendidikan. Berbagai upaya dilakukan untuk meningkatkan mutu pendidikan sehingga sekolah dapat memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat. Dalam perjalanannya, sekolah ini telah meluluskan banyak alumni yang melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dan berkiprah dalam berbagai bidang profesi, baik di Papua maupun di berbagai daerah lainnya di Indonesia.
Sebagai lembaga pendidikan Advent, SMP Advent Manokwari tidak hanya berfokus pada kecerdasan intelektual, tetapi juga menanamkan nilai-nilai iman, disiplin, tanggung jawab, integritas, serta semangat pelayanan kepada Tuhan dan sesama. Pendidikan yang diberikan bertujuan untuk membentuk peserta didik yang memiliki keseimbangan antara aspek akademik, spiritual, sosial, dan fisik sesuai dengan filosofi pendidikan Advent.
Keberhasilan dan keberlangsungan SMP Advent Manokwari hingga saat ini tidak terlepas dari peran para kepala sekolah, guru, staf, orang tua, serta dukungan Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh yang secara bersama-sama berkomitmen untuk memajukan pendidikan di Tanah Papua. Setiap pemimpin yang pernah mengabdi telah memberikan kontribusi yang berharga dalam membangun dan mengembangkan sekolah sesuai dengan tantangan dan kebutuhan pada masanya.
Hingga saat ini, di bawah kepemimpinan Frangky Kumenit, S.TP., SMP Advent Manokwari terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat karakter peserta didik, serta mempersiapkan generasi muda yang unggul dalam ilmu pengetahuan, berakhlak mulia, dan memiliki hubungan yang erat dengan Tuhan. Dengan semangat pelayanan yang telah diwariskan sejak tahun 1986, SMP Advent Manokwari tetap berkomitmen menjadi lembaga pendidikan yang berperan aktif dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan mempersiapkan generasi penerus yang siap menghadapi tantangan masa depan.
Daftar Kepala Sekolah SMP Advent Manokwari
No Nama Kepala Sekolah Masa Jabatan
1 Ibu Surastomo 1986–1987
2 Bapak Modor Robert Nadeak 1987–1988
3 Pdt. Marthinus Roring 1988–1991
4 Dra. Lolly Ticoh 1992–2001
5 Ibu Sugiyatie Ginohartoko 2001–2007
6 Ibu Femmy Roring Bansaleng 2007–2009
7 Drs. Aderson Sumual 2009–2010
8 Alparis Padingian, S.Pd. 2010–2017
9 Frits Mansoben, S.H., M.Pd. 2017–2021
10 Frangky Kumenit, S.TP. 2022–Sekarang
Moto Pelayanan
“Mendidik untuk kehidupan yang lebih baik di dunia ini dan mempersiapkan kehidupan yang kekal bersama Kristus.”
Sejarah SMA Advent Manokwari
Nama Sekolah : SMA Advent Manokwari
Alamat : Jl. Karya ABRI, Sanggeng, Manokwari, Papua Barat
PO Box 219, Telp. (0986) 211966
Kepala Sekolah : Vokarila Lumabiang, M.MPd., M.A.Ed.
Tahun Ajaran : 2025/2026
Sejarah Berdirinya SMA Advent Manokwari
SMA Advent Manokwari lahir dari semangat pelayanan, kepedulian terhadap pendidikan generasi muda, serta keyakinan bahwa Tuhan akan membuka jalan bagi setiap usaha yang dilakukan untuk memajukan pendidikan di Tanah Papua. Berdirinya sekolah ini merupakan hasil perjuangan yang tidak mudah dan penuh tantangan, namun menjadi bukti nyata bagaimana iman, kerja keras, dan pengorbanan dapat menghasilkan sebuah lembaga pendidikan yang terus berkembang hingga saat ini.
Pada tahun ajaran 1987/1988, sejumlah lulusan SMP Advent Manokwari bersama lulusan SMP negeri dan swasta lainnya di Kota Manokwari mengalami kesulitan memperoleh tempat di sekolah lanjutan tingkat atas yang tersedia. Kondisi tersebut menimbulkan keprihatinan di kalangan Majelis Sekolah Advent, pimpinan gereja, orang tua, dan anggota jemaat. Mereka melihat perlunya sebuah lembaga pendidikan menengah atas yang dapat menampung para siswa sekaligus memberikan pendidikan yang berlandaskan nilai-nilai Kristiani.
Berangkat dari kebutuhan tersebut, pada tahun ajaran 1988/1989 Majelis Sekolah Advent Manokwari mengambil langkah berani dengan membuka Sekolah Menengah Atas Advent. Pdt. Martinus Roring, S.Th., ditunjuk sebagai kepala sekolah pertama untuk memimpin sekolah yang baru dirintis tersebut.
Perjalanan awal SMA Advent Manokwari tidaklah mudah. Setelah kegiatan belajar mengajar berjalan selama satu minggu, Majelis Sekolah mengajukan permohonan izin operasional kepada Yayasan Pendidikan Advent Provinsi Papua. Namun, berdasarkan pertimbangan organisasi pada saat itu, Komite Eksekutif Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh Provinsi Papua belum dapat memberikan persetujuan karena proses pendiriannya dianggap belum memenuhi prosedur organisasi yang berlaku.
Keputusan tersebut menimbulkan perdebatan dan kekhawatiran, baik dari pihak sekolah maupun masyarakat. Pada saat itu siswa telah diterima, proses pembelajaran telah dimulai, dan para orang tua berharap sekolah tetap beroperasi. Berbagai pertimbangan kemudian diajukan, termasuk nasib para siswa yang tidak lagi dapat mendaftar di sekolah lain karena masa penerimaan siswa baru telah berakhir.
Melalui serangkaian pertemuan yang berlangsung hingga larut malam pada tanggal 13 Agustus 1989, dicapai suatu solusi yang memungkinkan sekolah tetap berjalan. Atas kesepakatan bersama, sekolah sementara menggunakan nama SMA Pionir Manokwari di bawah naungan Yayasan Pionir yang dibentuk khusus untuk memenuhi kebutuhan administratif dan legalitas sekolah.
Pada tanggal 14 Agustus 1989, SMA Pionir Manokwari resmi mulai beroperasi. Ketua Yayasan Pionir saat itu adalah Ir. Terianus Krey, sedangkan Pdt. Martinus Roring tetap menjalankan tugas sebagai kepala sekolah. Para guru SMP Advent Manokwari juga turut mengajar di SMA Pionir sebagai bentuk dukungan terhadap keberlangsungan pendidikan bagi para siswa.
Dalam masa-masa awal tersebut, SMA Pionir aktif berpartisipasi dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan, termasuk kegiatan Kerukunan Umat Beragama di Manokwari. Melalui penampilan paduan suara dan lagu-lagu rohani dalam berbagai kegiatan, sekolah ini mulai dikenal luas oleh masyarakat Manokwari sebagai lembaga pendidikan yang memiliki karakter, disiplin, dan semangat pelayanan yang tinggi.
Pada tahun pertama, jumlah siswa mencapai sekitar 62 orang dan sebagian besar berhasil menyelesaikan pendidikan hingga tamat. Kepercayaan masyarakat yang semakin meningkat menyebabkan jumlah peserta didik bertambah secara signifikan. Pada tahun ajaran 1989/1990, jumlah siswa meningkat menjadi sekitar 120 orang.
Setelah melalui berbagai proses dan koordinasi dengan pihak organisasi gereja serta pemerintah, sekolah akhirnya kembali menggunakan nama SMA Advent Manokwari dan secara resmi berada di bawah Yayasan Pendidikan Advent Provinsi Papua. Sejak saat itu SMA Advent Manokwari berkembang sebagai salah satu lembaga pendidikan Advent yang berpengaruh di wilayah Papua Barat.
Pada masa awal pengembangannya, SMA Advent dan SMP Advent Manokwari menggunakan gedung yang sama. Kegiatan belajar-mengajar SMP dilaksanakan pada pagi hingga siang hari, sedangkan SMA menggunakan ruang kelas pada siang hingga sore hari. Meskipun dengan fasilitas yang terbatas, semangat pelayanan para guru dan dukungan jemaat memungkinkan sekolah terus berkembang.
Pada tahun ajaran 1990/1991, terjadi pergantian kepemimpinan ketika Pdt. Martinus Roring dimutasi ke Sorong dan digantikan oleh Drs. Dominggus D. Watopa. Salah satu tantangan besar pada masa itu adalah pelaksanaan ujian sekolah dan ujian negara bagi angkatan pertama. Melalui kerja sama yang baik dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua, para siswa SMA Advent Manokwari dapat mengikuti ujian secara resmi. Dari 62 siswa yang mengikuti ujian, sebagian besar berhasil lulus dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Perkembangan sekolah berlangsung sangat pesat. Pada tahun ajaran 1991/1992 jumlah siswa dari kelas satu hingga kelas tiga mencapai sekitar 394 orang. Karena keterbatasan ruang belajar, sekolah harus menyewa lima ruang kelas milik SD YPK Sanggeng untuk menunjang kegiatan pembelajaran.
Seiring berjalannya waktu, SMA Advent Manokwari terus meningkatkan mutu pendidikan, kualitas tenaga pendidik, serta sarana dan prasarana sekolah. Ribuan alumni telah dihasilkan dan kini mengabdi di berbagai bidang profesi, baik dalam pelayanan gereja, pendidikan, pemerintahan, kesehatan, maupun dunia usaha.
Sebagai bagian dari sistem pendidikan Advent sedunia, SMA Advent Manokwari terus menjaga standar mutu pendidikan. Pada tahun 2018, sekolah ini memperoleh akreditasi dari Adventist Accrediting Association (AAA) untuk periode empat tahun. Selain itu, sekolah juga memperoleh akreditasi dari pemerintah melalui Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah (BAN-SM) dengan predikat Terakreditasi B.
Saat ini, di bawah kepemimpinan Vokarila Lumabiang, M.MPd., M.A.Ed., SMA Advent Manokwari terus berkomitmen memberikan pendidikan yang berpusat pada Kristus, mengembangkan karakter yang unggul, meningkatkan prestasi akademik, serta mempersiapkan peserta didik menjadi pemimpin yang berintegritas, bertanggung jawab, dan siap melayani masyarakat.
Perjalanan panjang SMA Advent Manokwari merupakan kisah tentang iman, pengorbanan, dan ketekunan. Setiap tetes air mata, kerja keras, dan doa yang dipanjatkan oleh para pendiri, guru, orang tua, jemaat, serta para pemimpin sekolah telah menjadi fondasi yang kokoh bagi keberlangsungan lembaga ini. Hingga hari ini, SMA Advent Manokwari tetap berdiri sebagai mercusuar pendidikan di Kota Injil Manokwari, menerangi dan membimbing generasi muda dari wilayah Doreri, Mandacan, Prafi, Lembah Kebar, Pegunungan Arfak, dan berbagai daerah lainnya untuk meraih masa depan yang lebih baik bersama Tuhan.
Daftar Kepala Sekolah SMA Advent Manokwari
1. Pdt. Martinus Roring, S.Th. (1988–1991)
2. Drs. Dominggus D. Watopa (1991–1992)
3. Drs. Frits Mauri (1992–1995)
4. Drs. Hein Karubaba (1995–1998)
5. Drs. Joko Mulyadi (1998–2001)
6. Martinus Pandori, S.Pd. (2001–2007)
7. Drs. Anderson Sumual (2007–2010)
8. Fredrik Sanyang, B.Sc., S.Pd. (2010–2015)
9. Vokarila Lumabiang, S.Pd., M.MPd. (2015–2022)
10. Olien Frody Weol, S.Pd. (2022–2023)
11. Vokarila Lumabiang, M.MPd., M.A.Ed. (2024–Sekarang)
Motto Pelayanan
“Mendidik untuk kehidupan yang berguna di dunia ini dan mempersiapkan peserta didik bagi kehidupan kekal bersama Kristus.”